EKSISTENSI PERUM JAMINAN KREDIT INDONESIA (JAMKRINDO) SEBAGAI PENJAMIN KREDIT BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KOTA PALEMBANG

Mardiana -, Sri Handayani

Abstract


Masalah mendasar usaha kecil menengah yang paling menonjol menyangkut menyediakan pembiayaan usaha atau modal usaha. Kebutuhan modal sangat terasa pada saat seseorang ingin memulai usaha baru. Biasanya bila motivasinya kuat, seseorang akan tetap memulai usaha kecil tetapi dengan modal seadanya. Pelaku usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam pelaksanaannya memerlukan modal, namun tidak semua pelaku usaha dapat menyediakan modal secara menyeluruh, sehingga diperlukan peminjaman pada bank dalam bentuk kredit. Dalam melakukan peminjaman pihak bank memerlukan jaminan berupa harta kekayaan debitur dengan nominal yang sesuai dengan besar pinjaman. Namun tidak semua debitur dapat menyediakan jaminan yang sesuai dengan nominal peminjaman sehingga debitur membutuhkan bantuan dari perusahaan penjaminan sebagai pihak ketiga. Perum Jamkrindo sebagai salah satu perusahaan penjaminan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mengambil fokus bisnis penjaminan kredit pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Eksistensi Perum Jamkrindo Cabang Palembang sebagai penjamin kredit bagi UKM di Kota Palembang terus ditingkatkan. Upaya ini dilakukan agar UKM di Kota Palembang mampu tumbuh dan berkembang dalam persaingan dunia usaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kota Palembang.

Full Text:

PDF

References


Buku-Buku

Abdul Kadir Muhamad, 2010, Hukum Perdata In-donesia, Bandung: PT.Citra Aditya Bakti.

Achmad Anwari, 1980, Praktik Perbankan di Indo-nesia (Kredit Investasi), Jakarta: Penerbit Balai Aksara.

Dahlan Siamat, 2001, Manajemen Lembaga Keuangan (edisi tiga), Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indo-nesia.

Hg. Suseno TW dkk, 2005, Reposisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Perekonomian Nasional, Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma.

Juju S Suriasumantri, 1990, Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer, Jakarta: Gelora Aksara Pratama.

Jonny Ibrahim, 2006, Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif, Malang: Bayumedia.

Kasmir, 2005, Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya, Jakarta: Penerbit PT Rajagrafindo Persada.

Liberty Jehani, 2009, Pedoman Praktis Menyusun Surat Perjanjian, Jakarta: Visimedia.

Martono, 2002, Bank dan Lembaga Keuangan lain, Yogyakarta: Ekonisia.

Munir Fuady, 2002, Hukum Tentang pembiayaan (Dalam Teori dan Praktek), Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Peter Salim dan Yenny Salim, 2002, Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer, Jakarta: Mod-ern English Press.

Salim MS, 2008, Hukum Kontrak Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak, Jakarta: Sinar Grafika.

Subekti, 1983, Hukum Perjanjian, Jakarta:

Pembimbing Masa.

Sudikno Mertokusumo, 2003, Pengantar Hukum

Perdata Tertulis (BW), Jakarta: Sinar Grafika.

Sunaryo, 2008, Hukum Lembaga Pembiayaan,

Jakarta: Sinar Grafika.

Soerjono Soekanto, 1984, Pengantar Penelitian

Hukum, Jakarta: UI Press.

Solahuddin, 2010, Kitab Undang-undang Hukum

Perdata, Jakarta: Visimedia.

Tim Penyususn Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1988, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Zainuddin Ali, 2009, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika.

Majalah

M. Gunawan Yasni, 2 September 2014, Mengukur Ketahanan UMKMK Melalui Portopolio Perum Jamkrindo, Jakarta: Media Jamkrindo.

Perundang-undangan

Kitab Undang-undang Hukum Perdata Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang

Perbankan

Undang-undang Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.