AUTHORITY AND LEGAL CONSEQUENCES OF CITY GOVERNMENTS IN FULFILLING SUSTAINABLE ECO-CITIES: A STUDY ON GREEN OPEN SPACE PROVISION
DOI:
https://doi.org/10.28946/lexl.v8i1.3861Abstract
Environmental issues in urban areas are becoming increasingly complex due to rising population density and ecological degradation. Providing Green Open Space (RTH) with a minimum threshold of 30% of the total urban area is a statutory obligation, yet its implementation is frequently neglected due to weak legal enforcement. This normative juridical research aims to analyze the implementation of city government authority in green open space development and the legal consequences that arise when such obligations are unfulfilled. Utilizing statute, case, and futuristic approaches, the study concludes that city governments possess full, attributive authority under Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning to plan and control green spaces based on ecoregions. Non-compliance or negligence by the city government in providing green open spaces results in legal consequences, specifically granting citizens the legal standing to file lawsuits (citizen lawsuits or class actions) for violations of human rights to a healthy environment. Furthermore, it triggers administrative and judicial sanctions in accordance with the Environmental Protection and Management Law. This study recommends strengthening the legal commitment of city governments to integrate eco-city concepts to realize sustainable development goals.References
Muhamad Akib, 2021, Hukum lingkungan persfektif global dan nasional, Rajagrapindo persada : Depok.
Abdurrahman Supardi Usman, 2018, “Lingkungan Hidup Sebagai Subjek Hukum: Redefinisi Relasi Hak Asasi Manusia dan Hak Asasi Lingkungan Hidup dalam Perspektif Negara Hukumâ€, dalam jurnal Legality Vol. 26 No.1.
Ahmad Jazuli, 2017, "Penegakan hukum penataan ruang dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan.", dalam Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional Vol.6. No.2.
Anastasha Ruth Nugroho dan Fatma>Ulfatun Najicha,>2023, “Pemenuhan>hak asasi>manusia atas>lingkungan hidup>yang sehatâ€,> dalam jurnal>yustitia >Vol.9 No.1.
Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian/Lembaga Terkait, Pakar, Akademisi, Filantropi dan Pelaku Usaha, dan Organisasi Kemasyarakatan, 2020, Metadata indikator edisi ii pilar pembangunan lingkungan pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals (TPB/SDGs), Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Mahrus Ali dkk,>2021, “Kajian>Ruang Terbuka>Hijau (RTH)>sebagai alternatif>penyelesaian permasalahan>jalur hijau>di Kota Surabayaâ€, dalam >Jurnal Vol. Wastu : Wacana>Sains dan>Teknologi Vol.3 No.1.
Nadia Astriani, 2015, “peran>serta masyarakat>dalam pengelolaan>ruang terbuka>hijau di kota>bandungâ€, dalam jurnal Veritas> et ustitia Vol.>1 No.2.
Roy>Marthen >Moonti, >2017, “Hakikat>Otonomi Daerah>Dalam Sistem>Ketatanegaraan di
Indonesiaâ€,>dalam Junral >Al-Ishlah:Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 20 No.2.
Supratiwi,>2018,â€Stdui Ruang>Terbuka Hijau dalam>Kebijkan Pengelolaan>Lingkungkan
Hidup>Pemerintah Kota>Semarangâ€, dalam Jurnal>Ilmiah Ilmu>Pemerintahan, Vol. 3 No.2.>
M. Fuady,>2021,â€Konsep>Kota Hijau>dan Peningkatan>Ketahanan Kota>di>Indonesiaâ€,
dalam Jurnal>Pembangunan Wilayah>dan Perencanaan>Partisipatif, Vol. 16 No. 2.
Angga Ferdinandito,>2021, “Gaya>Kepemimpinan Servant>Leadership dalam>Meningkatkan Kualitas>Pelayanan Publikâ€,> dalam Jurnal>Mahasiswa Wacana Publik,>Vol. 1 No.1.
Suryani,2021,â€Faktor-Faktor>yang Mempengaruhi>Keberlanjutan Ruang>Terbuka Hijau>di DKI>Jakartaâ€, dalam Jurnal>Penyuluhan, >Vol. 17 No. 02.
Niken Tri Nugraini,2023,â€Analisis Perubahaan Lahan>dan Pola Pemanfaatan>Ruang Terbuka Hijau>Publik di>Kecamatan>Sukoharjo, Kabupaten>Sukoharjoâ€, dalam Jurnal Indonesian>of Journal>of Environment>and Disaster (IJED), Vol.02 No. 03.
Sri Purwanti,2022,â€Memaksimalkan Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Hijauâ€, dalam Junral Jendela Inovasi Daerah, Vol.5 No.1,hlm 56 -70.
Imam>Komarudin dan>Suci Flambonita,2020,â€Sinkronisasi>Pengaturan >Kewenangan Pemerintah> dan Pemerintah Daerah Dalam Penyelenggaraan Kehutanan di Daerah (Studi Penerapan Pasal 14 Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah Juncto Pasal 66 Undang-Undang No.41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan)â€, dalam Jurnal Lex Lata Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, Vol.2 No.2
Downloads
Published
Issue
Section
License
Dengan mengirimkan naskah ke editor atau penerbit Anda dianggap telah memberikan izin untuk menerbitkan naskah.
© 2026 Jurnal Lex Lata, All rights reserved. This is an open-access article distributed under the terms of the